Showing posts with label #EdisiReview. Show all posts

Sunday, May 15, 2016

0

Ada Apa Dengan Cinta 2: Cinta Bukan Tentang Menunggu Purnama atau Menghapuskan Jarak, tapi Juga Menyatukan Budaya dalam Satu Genggaman

Posted in , , , , , , ,
Sebenarnya tidak terlalu addicted banget sama film ini, kebetulan di film pertamanya pun aku baru nonton akhir-akhir ini aja. Maksudnya, dulu pas lagi gempar-gemparnya aku malah ketinggalan info tentang film itu. Jadi, kesan setelah melihat film pertama ya -karena mungkin aku baru melihatnya pas udah gede gini- sedangkan filmnya kan diputer pas tahun 2006-an kalau nggak salah, kesannya ya cuma satu: Film-nya sedikit kekanak-kanakan alias teenlit abis.

Terus sekarang muncul lagi, nih. Cinta dengan segala kisah cintanya yang belum tuntas. Kupikir awalnya memang tidak begitu tertarik, karena di film pertama aku juga agak tidak tertarik. Namun yang membuatku terus terdorong untuk melihat film ini adalah:

POSTER ADA APA DENGAN CINTA 2

Monday, February 15, 2016

0

Review London Love Story: Menyerah atau Bertahan untuk Cinta yang Pernah Mati?

Posted in , , , , , , , , , , ,

oleh: Atika R. Fitria [IG]

Poster London Love Story [pict from Google]

SINOPSIS FILM

"Someone somewhere is waiting for you"

Film Romantis Indonesia "London Love Story" menceritakan tentang Caramel (Michelle Ziudith) seorang gadis Indonesia yang selalu ceria dan optimistis dalam bekerja paruh waktu di kedai pizza, di sela waktunya sebagai mahasiswi di salah satu Universitas di London.

Tanpa ada yang tahu, Caramel pergi ke London untuk menghindari seseorang dari masa lalunya. Seseorang yang membuat Caramel selalu menyembunyikan luka hatinya dengan senyuman. Di kota London yang sama, adalah Dave (Dimas Anggara) ia merupakan seorang mahasiswa Indonesia yang juga berkuliah di London, Pada suatu ketika Dave berada di tempat dan waktu yang salah, Dave harus menyelamatkan seorang gadis bernama Adelle (AdillaFitri) yang mau bunuh diri dengan loncat dari jembatan. Bima (Dion Wiyoko) adalah mahasiswa Indonesia, yang selama setahun berusaha mendapatkan cinta Caramel dan sampai akhirnya Caramel tidak mengatakan iya dan tidak kepada Bima. 

Kemudian Bima berusaha mencoba introspeksi diri tentang kekurangan dia yaitu dia bukanlah cowok yang suka basa basi tetapi ia berjanji akan menyayangi Caramel kalau dia bersedia menjadi belahan jiwanya. Caramel hanya terdiam terpaku dan membuat Bima lebih bingung. Kenapa Caramel tidak menerima cinta Bima? Apa ada laki–laki lain yang membuat Caramel tidak bisa menerima cinta Bima atau Dave yang merupakan masa lalu Caramel? Dan sebaliknya justru Adelle jatuh cinta pada Dave karena dianggap laki-laki sempurna buat Adelle, tapi apakah Dave menerima cintanya Adelle? 

sumber: [http://www.gratisfilmasia.com/2016/01/sinopsis-london-love-story-2016.html] Detail 


Wednesday, December 23, 2015

0

Bulan Terbelah di Langit Amerika: "Ketika Keberadaan Islam Dipertanyakan"

Posted in , , , , , , , , ,
Poster Bulan Terbelah di Langit Amerika [sumber: google]


"He gave me this. He call it Alquran," ucap Sarah dalam video yang iarekam dan ia sebar melalui youtube, dengan lirih. Matanya sembab, manatap sayu kamera, sembari kedua tangannya memeluk erat Alquran yang katanya pemberian ayahnya, beberapa tahun lalu sebelum ia pergi meninggalkannya.

Sarah mengingat hari paling bahagia yang pernah ia jumpai, ternyata menjadi hari perpisahan dengan seseorang yang iacintai. Potongan kue ulang tahun, lilin yang menyala api, kebahagiaan yang hadir dari keluarga kecilnya. Ia bahagia mendapat itu semua. Ia bahagia, bahkan ia tak menyangka, semua doa yang keluar dari mulut ayahnya saat itu menjadi doa terindah yang tak pernah ia dengar lagi selanjutnya.

"After that day, their world had changed"

Tragedi 11 September 2001 di World Trade Center, Amerika Serikat yang menewaskan sedikitnya 3000 orang dan ratusan diantaranya adalah muslim telah mengambil alih perhatian dunia. Ayah Sara, Ibrahim Hussein, dituduh terlibat dalam peristiwa tersebut, sebagai seorang teroris. Azima Hussein (Rianty Cartwirght), istrinya, menyangkanya demikian, karena terakhir ia mendapatkan suaminya sedang menelepon dengan gerak-gerik aneh, dan menyinggung soal paket. Bahkan ia sempat mengatakan ini adalah jalan terbaik yang harus iatempuh. Barangkali ini juga menjadi pertemuan terakhirnya, karena ia sedang melakukan suatu pekerjaan mulia.

Saat dikabarkan Ibrahim/Abe menjadi salah satu korban dan dituduh sebagai seorang teroris, kehidupan Azima berubah. Ia yang berbangga hati menjadi seorang muslim yang menutup seluruh auratnya, kemudian mulai kehilangan kebanggan itu dengan melepasnya, dan mengganti namanya menjadi Julia Collins.

Friday, November 20, 2015

1

Air Mata Surga: Karena Pernikahan Memang bukan Sekadar Tentang Cinta

Posted in , , , , , , , , , , , , , , ,
Karena aku wanita, aku sanggup menghadapinya

Tahukah kau istriku..
Bahwa setiap hubungan suami istri yang halal itu
Adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala?
Tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan istri
Maka berguguranlah dari jari jemari dosa dosa? 

Kita selalu berusaha mengatakan seberapa besar cinta kita
Sayangnya akhir-akhir ini kita kehilangan kata-kata
Namun aku yakin Tuhan pasti akan menunjukkannya
Tanpa perlu kita bersuara 

Aku ingin tidak ada jarak memisahkan kita
Seperti urat dan nadi, seperti jantung dan nafas 

Karena aku wanita,
Aku sanggup menghadapinya 

Kau pernah tanyakan padaku, seberapa besar cintaku padamu
Dan ku tak pernah menjawabnya
Karena ku yakin bahkan
Tuhan pun tahu
Sehingga kau akan melihat buktinya
Dari air mataNya

Thursday, September 3, 2015

0

Film Surga Yang Tak Dirindukan Sukses Tampung Airmata!

Posted in , , , , , , , , , , , ,

Surga yang Tak Dirindukan

by Asma Nadia


Surga yang Tak Dirindukan
Apa artinya rumah jika tak lagi menjadi pelabuhan yang ramah bagi hati seorang suami? Apa jadinya surga jika ia tak lagi dirindukan? Benarkah dongeng seorang perempuan harus mati agar dongeng perempuan lain mendapatkan kehidupan? 

Ah. Surga yang retak-retak.Peristiwa tragis dan e-mail aneh dari gadis bernama Bulan.

Pertanyaan yang terus mendera: “Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak cukup membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?"

Sementara seseorang berjuang melawan Tuhan, waktu dengan sabar menyusun keping-keping puzzle kehidupan yang terserak, lewat skenario yang rumit namun menakjubkan.

Thursday, January 29, 2015

0

My Review: After Office Hours by Dahlian dan Gielda Lafita

Posted in , , , , ,
Image by goodreads

After Office Hours
Dan, suatu hari, kita bertemu lagi. Waktu berbeda, situasi yang berbeda juga. Kalaupun ada yang tak berubah, hanyalah perasaanku kepadamu. Aku masih tak punya alasan untuk membalas perasaanmu.

Namun, kau terlalu keras kepala untuk mengakui ketidakcocokan kita. Kau berjudi dengan perasaan, seolah tak khawatir sewaktu-waktu aku bisa menyakitimu. Kau menjanjikan cinta dan aku malah menertawakanmu.
Akhirnya, kau berhenti- menyerah atau berbalik membenciku, aku sendiri tidak tahu. Aku mencoba mengibur diri, berpikir kalau tanpamu aku pasti baik-baik saja. Tetapi, kenapa dadaku sesak saat melihat

punggungmu pelan-pelan menjauh?
Apakah ini artinya aku harus balik mengejarmu?
Paperback, 328 pages
Published May 2010 by Gagas Media



Wednesday, August 20, 2014

0

Review: 8..9..10.. Udah Belom?! by Laurentia Dermawan

Posted in , , , , ,


8... 9... 10... Udah Belom?!

by Laurentia Dermawan

5273610Sewaktu masih kanak-kanak, Nesya dan Vino adalah teman sepermainan. Saat mereka bermain petak umpet dan Nesya bersembunyi, Vino malah pulang dan tidak muncul-muncul lagi. Sendirian dan ketakutan, Nesya terus bersembunyi, hingga akhirnya ditemukan oleh Mike. 

Sepuluh tahun kemudian, Vino dan Nesya bertemu kembali. Vino tetap ingat pada Nesya, tapi Nesya tidak mengenali Vino. Ya, dua bulan sebelumnya Nesya mengalami kecelakaan bersama Mike, kekasihnya. Mike meninggal dunia, dan Nesya amnesia.

Vino jatuh cinta pada Nesya dan ingin membantu Nesya mengingat masa lalunya. Tapi setelah Vino tahu bahwa Nesya pacar almarhum Mike, sahabatnya sendiri, Vino malah ingin menutupinya. Vino ingin Nesya hanya mencintainya, tanpa mengingat kenangan akan Mike.

Dulu, saat Vino meninggalkan Nesya, Mike-lah yang menemukannya. Dan kini, saat Mike meninggalkan Nesya, akankan Vino yang mengisi hari-hari Nesya?


Paperback, 208 pages
Published July 2008 by Gramedia Pustaka Utama
original title     8... 9... 10... Udah Belom?!
ISBN13         9789792239072
edition language       Indonesian
setting                      Indonesia 

Friday, August 15, 2014

5

Review: Baby Proposal by Dahlian & Gielda Lafita

Posted in , , , ,

Baby Proposal

Seandainya ini mimpi buruk,
Karina ingin cepat-cepat bangun
dan tak ingin mengingatnya lagi....

Tapi kenyataan memilih berlaku kejam kepadanya. Dua garis di testpack yang kini berada di tangannya adalah jawaban tegas: Karina hamil. Dan satu-satunya yang terpikirkan adalah mencari bapak anak ini dan meminta pertanggungjawaban.

Karina tidak berharap dinikahi Daniel. Dia ingin laki-laki itu mengurusinya selama masa kehamilan. Dengan senang hati, dia menyerahkan bayi itu ke tangan Daniel-sesederhana itu.

Namun, berada bersama Daniel membuatnya melihat laki-laki itu dari sisi lain. Sisi lembut dan penuh perlindungan. Sisi yang membuat dadanya berdesir. Perasaan yang mengenalkan Karina pada... cinta. Mungkinkah ini pertanda mimpi buruknya kelak akan berakhir bahagia


Paperback, 332 pages

Published November 2009 by GagasMedia (first published 2009)

ISBN
9797803740 (ISBN13: 9789797803742)

0

Review: Andai Kau Tahu by Dahlian

Posted in , , , , , ,

Andai Kau Tahu

Pengakuannya membuatku merona. Dalam sesaat aku terpaku memandangnya... seolah ia hanya imaji belaka. Bahwa semua ini hanya mimpi di suatu malam.

Seolah tak mengerti kejengahanku, kejujuran demi kejujuran meluncur keluar dari bibirnya. Tentang pujian tulusnya akan maknaku di hidupnya. Tentang harapannya akan diriku yang hadir di hidupnya selamanya.

Aku belum cukup mengenalnya. Aku tak pernah memikirkannya. Jadi, bagaimana caraku mengatakan yang sebenarnya, bahwa perasaanku dan perasaannya tidak berada di garis yang sama?


 
Paperback, 366 pages
Published 2013 by GagasMedia
original title
Andai Kau Tahu
ISBN
9797806138 (ISBN13: 9789797806132)
edition language
Indonesian
other editions
None found



 

Saturday, March 29, 2014

5

Review: Unrequited Love by Jamban Blogger

Posted in , , ,
Baru sempet nulis ini. Ternyata jadi mahasiswa itu nggak semenarik yang kulihat di tivi-tivi. Kalau nggak tugas ya praktik, kalau nggak dua-duanya tetep aja ada PR. Aku kira PR itu hanya bisa kudapatkan di sekolah, eh taunya kalau di kuliahan gini namanya bukan Pekerjaan Rumah lagi, tapi PRoyek!
            Jangan ucapkan kampret. Kalau ketahuan temanku bisa saja ia bilang hus seperti kalau sedang mengusir ayam di pelataran. Aku disamain kayak ayam coba. Kampret -_-
            Jadi, to the point aja deh, nggak usah basa-basi, dari awal udah basi.
            Baiklah, karena ada paksaan khusus hasrat yang begitu dalam, aku ingin menuliskan sebuah review dari sebentuk buku yang baru aja rilis beberapa hari yang lalu. Etdah, masih anget, dong? Lukira mendoan di warung kantin kampus -_-
            Kalau sekarang lagi pelajaran bahasa Indonesia, nih, tulisan kayak gini udah pasti dicoret tanpa pikir dua kali. Sebuah artikel itu, ya, harus runtut, tepat sasaran dan bla...bla...bla...
            Efek frustrasi gara-gara kemarin dapat Proyek nulis makalah nggak kelar-kelar.

            Jadi, ceritanya gini.
            “Once upon a time... Sebelumnya perkenalkan dulu, nama saya—”
            “NGGAK PERLU!”
            “All right, aku ora popo,” sambil nelen asam sulfat.
           
            Dewasa ini, aku menyadari penuh bahwa dunia literasi itu semakin berkembang setelah lamanya menghilang entah ke mana. Tidak hanya di dunia nyata, dalam jejaring sosial yang menyediakan interaksi dalam suatu wadah untuk saling berkomunikasi dan berkreasi sudah merambah dalam beberapa versi.
            Berhubung akhir-akhir ini seringnya aku mencari informasi tentang kegiatan menulis dan lomba-lomba menulis, yang banyak kutemui yang tak keluar dari konteks tersebut. Selalu menulis, menulis, dan menulis.

Tuesday, January 14, 2014

0

#EdisiReview: Penjaja Cerita Cinta by Edi Akhiles

Posted in , , , , , , ,
Cover:
Penjaja Cerita Cinta by Edi Akhiles
 


Judul          : Penjaja Cerita Cinta
Penulis       : @edi_akhiles
Penerbit     : DIVA Press, Yogyakarta
Cetakan 1  : Desember 2013
Tebal         : 192 halaman
- See more at: http://carilomba.blogspot.com/2013/12/event-review-buku-penjajaceritacinta.html#sthash.iCAvYG7Z.dpuf
 Judul        : Penjaja Cerita Cinta
Penulis      : @edi_akhiles
Penerbit    : Diva Press, Yogyakarta
Cetakan 1 : Desember 2013
Tebal         : 192 halaman



Judul          : Penjaja Cerita Cinta
Penulis       : @edi_akhiles
Penerbit     : DIVA Press, Yogyakarta
Cetakan 1  : Desember 2013
Tebal         : 192 halaman
- See more at: http://carilomba.blogspot.com/2013/12/event-review-buku-penjajaceritacinta.html#sthash.iCAvYG7Z.dpuf
Bismillah,

Baik. Kali ini saya akan memenuhi janjiku terhadap Bapak Edi Akhiles bahwa aku harus merensi novelnya yang baru saja terbit dengan judul “Penjaja Cerita Cinta”.
Novel ini kudapatkan ketika saat ini Bapak Edy mengadakan suatu event dengan hanya membubuhkan sebuah opini mengenai “Mengapa menulis dan membacar cerita itu penting?” yang akan mendapatkan satu eksemplar buku barunya. Sayang sekali jika harus dilewatkan! Maka dengan bermodalkan Candybar dan jasa memijat-mijat keypad, saya tumpahkan uneg-unegku mengenai tema di atas. Dan alhasil, sampai juga buku ini ke tanganku.
Kesan pertama kali melihat covernya, it’s oke, I’m interested with it. Bapak Edy mengerti betul bahwa aku menyukai warna cokelat, jadilah Penjaja Cerita Cinta ini. Desainnya tidak muluk-muluk juga tidak neko-neko. Sederhana namun memesona. Untuk judul sendiri sih, sudah sangat memikat untuk segera menyelaminya. Di bawah judul terdapat Tagline: Kesetiaan, Rindu, Perpisahan, dan Kenangan. Bapak Edy ini suka sekali menuliskan kata-kata jamak, seperti yang ada pada buku-bukunya sebelum ini.
Di bagian back cover terdapat satu cangkir kopi, meskipun tidak bisa disesapi hangat dan nikmatnya seperti apa yang tertera dalam sebait kalimat dalam ceritanya; menikmati secangkir kopi, tapi ya tidak masalah. Dan lagi, foto yang imut-imut, terpampang begitu nyata seperti kata Syahrini.
Dan begitu membuka lembar per lembar, betapa terkejut ketika ada bubuhan tanda tangan. Woah! It’s amazing. Kedua, saya terkejut lagi lantaran di dalamnya terdapat pembatas buku yang tak pernah kutemui sebelumnya pada buku terbitan Diva Press, dan uniknya, semua kekerenan berada di buku satu ini! Ilustrasi dalamnya sangatlah membangun.
Baik. Akan saya ulas satu per satu cerita yang menurutku paling menarik dari yang menarik lainnya yang kubaca dari kumpulan cerita pendek dalam buku ini. Sedikit demi sedikit.
Yang pertama adalah cerita pendek yang paling panjang dalam buku ini. Penjaja Cerita Cinta. Menceritakan bagaimana perjalanan seorang penjaja cerita yang lalu bertemu dengan Nyonya Sri di suatu kastil. Kedatangannya untuk menjajakan cerita kepadanya. Dan mulailah satu persatu cerita ia ulas. Kesetiaan, Rindu, Perpisahan dan Kenangan, cerita itu yang menjadikan Nyonya Srintil yang sebelumnya kaku hatinya menjadi beruraikan air mata dan ingin mendengar apa yang terjadi pada Senja selanjutnya.
Yang kedua adalah cerita pendek berjudul “Love is Ketek!”. Dari judulnya saya sudah mengerti betul bahwa setelah ini perut akan menderita kram karena rangkaian kata-kata yang dilukis oleh Bapak Edy. Ternyata benar, seorang pasangan kekasih yang konyol mempermasalahkan hubungannya hanya karena ketek. Hingga pada di akhir kalimat, masih membuat tawa berhamburan, si tokoh mengatakan ia pusing memikirkan hubungan cinta dengan ketek. Saya juga bingung mengapa pula dipermasalahkan mah.
Yang ketiga, “Cinta yang Tak Berkata-kata” membuatku tersihir dengan diksi yang terangkai begitu indah. Seorang yang selalu memberi puisi kepada sang kekasih. Tiba-tiba saja sang kekasih memberinya suatu tembakan peringatan: “...Aku butuh cintamu yang nyata, bukan cintamu yang penuh dengan kata-kata!” It was so romantic!
Yang keempat, “Dijual Murah Surga Seisinya” pun telah menginspirasi bagaimana mengartikan lembar lima puluh ribu itu menjadi satu syarat untuk mencium wewangian surga. Pesan yang saya dapat adalah, kita harus rajin-rajin bersedekah, berapapun nominalnya atas kita ikhlas. Itu sudah memberi kesan bahwa kita memiliki amal tabungan di surga kelak.
Yang kelima, “Abah, I Love You...” juga sangat menginspirasi! Membuatku sadar betapa kesalahan yang pernah kuperbuat kepada Ayah pada masa-masa itu. Ada beberapa alasan mengapa Ayah melakukan hal yang sebenarnya tak ingin kita lakukan, karena beliau inginkan yang terbaik untuk kita. Melalui cerita ini, kembali meyakinkan bahwa cinta Ayah tak akan pernah habis walau termakan usia.
Untuk yang seterusnya, juga sangat bagus dalam pengerjaan diksi, alur, cara penceritaan hingga amanat yang tersirat sekalipun. Semua cerita memiliki khas dan manfaat masing-masing. Meskipun secara aksara, tidak seluruhnya telah disunting. Masih ada beberapa kesalahan ketik juga EyD. Ada juga yang pada akhir dialog yang seharusnya ditulis ‘kataku’ menjadi ‘katamu’ hal ini tentu sangat berpengaruh bagi kelangsungan cerita. Namun, semua itu tertutupi oleh keanggunan kalimat yang tersuguhkan begitu hangat.
Saya termasuk kategori pemimpi sekaligus penyuka cerita, untuk itu buku ini sangat cocok untukku merasakan indahnya cerita dan cara pembelajaran pada buku tersebut.
Dan, uniknya lagi, jarang sekali ada novel atau cerita yang membubuhkan beberapa tips menulis seperti apa yang dilakukan direktur utama Diva Press ini. Semakin top markotop ajalah buku ini. Ada beberapa manfaat di antaranya: Mendapat cerita yang menyenangkan, dapat belajar dari teknik menulis, juga mendapat pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Over all, I like it so much. Thanks for giving me this damnly amazing book.
Bagi yang belum memiliki, kalian menyesal tidak membacanya!!!
*Pak Edy, lain kali bagi-bagi lagi, ya...

Sunday, December 8, 2013

0

#EdisiReview Yang Kedua by Riawani Elyta

Posted in , , ,
Teman, kali ini saya ingin osting #EdisiReview beberapa buku yang sudah saya baca. Untuk melatih menulis review juga, sih. Yuk, mana yang pernah kamu baca?



Yang Kedua by Riawani Elyta


My rating: 2 of 5 stars


Kau bagai lagu indah, yang membuatku jatuh cinta dalam cara yang sederhana. Menyusup cepat ke dalam dada, mengentakkan hati, lalu mengisi penuh ruang kosong jiwa. Kaulah lirik yang selalu bisa kugumamkan berulang-ulang dalam benakku, tanpa jemu.

Kau tahu, ketika aku menyerahkan hatiku—telah kuserahkan seluruhnya. Namun, mengapa kita tak bisa sekadar saling tatap. Mengapa kita tak bisa teriakkan bahwa cinta yang kita rasa membuat bahagia dalam diri luruh hingga ke ujung-ujung jari yang menghangat.

Tak ada yang salah dengan cinta antara kau dan aku.

Mungkin, yang salah hanyalah waktu. Kau dan aku, seharusnya sejak dulu bertemu.