Roti Selai Stroberi-begitu katamu
Posted in farewell, Flash Fiction, kenangan, masa lalu, perpisahan, Sahabat Kecil
Wednesday, July 3, 2013 15:27
Terpaku dengan secarik kertas putih.
Tergenggam pensil kecil dan aku mulai melukis.
Aku
perlu tahu, apakah kenangan-kenangan itu masih terukir jelas diingatannya,
seperti apa yang sedang kukenang saat ini? Masihkah dia menempatkanku pada salah
satu orang terpenting di hidupnya? Karena aku pun begitu.
Lihatlah,
tanpa kita sadari, kau dan aku dipertemukan di tempat yang sama. Tempat di mana
kau dan aku sama-sama belum merasakan kebahagiaan yang nyata.
Dan
bagaimana waktu telah mempersatukan kita sebagai sahabat.
Aku
melukiskan apa yang ingin kulukis. Gambar itu begitu mengingatkanku saat kita
bersama-sama. Saat hujan tiba, dan kita terperangkap pada tempat yang bukan
rumahku ataupun rumahmu. Kau merentangkan payungmu dan mengajakku pulang. Andai
kautahu, saat itu aku benar-benar merasa nyaman meski di bawah derasnya hujan.
Karena ada kamu, yang membawaku pulang.
Aku
mengingat sebagian kenangan-kenangan yang kita lalui bersama. Maafkan aku yang
tak bisa mengingat semua.
Saat
itu aku melihatmu begitu asik dengan teman-temanmu, bermain Mario Bross. Dan
saat itu di mana aku menghabiskan banyak waktu berada di rumahmu. Meskipun
akhirnya aku terabaikan, dan pulang.











