Mewakili Luka Ini
Posted in aku bukan untukmu, aku dan kamu, entah, for you, galau, galau abis, jodoh, Letters to you, lonely, luka, Luka ini, menye, my story, pedih, pelarian, penantian, persinggahan
Salam hangat untuk cintamu,
Berjuta detik
lebih, aku berjuang melawan semua waktu, aku bertahan dengan setumpuk lukaku, tanpa
adanya satu yang dulu sempat ada disaat hati kecil ini menjerit menyebutkan
namanya. Namun sekarang, tak ada lagi yang mendengar suara hati ini, tak ada
lagi yang peduli lara ini, dan kau tau? Aku mulai terbiasa dengan semua ini.
Menangis sendiri. Menikmati sepi sendiri. Dan mengobati luka ini, sendiri.
Bagaimana dengan
duniamu? Mungkin bahagia selalu ada bersamamu, karena kini kau tlah temukan
sayapmu. Sedang aku masih terjebak dalam masa lalu dan menunggu seseorang
memasangkan sayap yang entah kemana semenjak luka itu ada, mematahkan untuk
yang kesekian kalinya.



















