Showing posts with label kenangan. Show all posts

Saturday, July 13, 2013

0

Farewell

Posted in , , ,
 Saat perkenalan itu, aku tak pernah merasa bahwa kisah kita akan tertulis dalam kronologi cerita hidupku. Aku tak pernah berpikir sebelumnya bahwa, namamu yang akan tertulis rapi dalam lembaran kisah yang kutulis untuk kukenang. Mengapa harus kamu?
            Kebersamaan kita bukanlah waktu yang sebentar. Namun mengapa aku merasa bahwa aku dan kamu tak benar-benar merasa bersama? Aku dan kamu, ada di tempat yang sama namun tak saling merasakan hal yang sama. Aku yang terlalu sibuk mencari arti kebersamaan kita, sedang kamu terus mencari kebahagiaan dari apa yang kauinginkan. Mengapa harus kamu, orang yang selalu kurindukan kehadirannya?
            Terkadang, aku tertawa geli saat mengingat hal-hal yang dulu terjadi di antara kita. Kamu yang selalu membuatku tertawa saat aku tak ingin tertawa. Kamu yang selalu membuatku lupa, bahwa aku sedang mengalami masalah yang luar biasa. Dan kamulah yang membuatku pergi dari masa lalu yang seharusnya sejak dulu kutinggalkan. Mengapa saat perpisahan itu, aku merasa bahwa kisah kita telah berakhir?
0

Roti Selai Stroberi-begitu katamu

Posted in , , , , ,
Wednesday, July 3, 2013  15:27

Terpaku dengan secarik kertas putih. Tergenggam pensil kecil dan aku mulai melukis.
            Aku perlu tahu, apakah kenangan-kenangan itu masih terukir jelas diingatannya, seperti apa yang sedang kukenang saat ini? Masihkah dia menempatkanku pada salah satu orang terpenting di hidupnya? Karena aku pun begitu.
            Lihatlah, tanpa kita sadari, kau dan aku dipertemukan di tempat yang sama. Tempat di mana kau dan aku sama-sama belum merasakan kebahagiaan yang nyata.
            Dan bagaimana waktu telah mempersatukan kita sebagai sahabat.
            Aku melukiskan apa yang ingin kulukis. Gambar itu begitu mengingatkanku saat kita bersama-sama. Saat hujan tiba, dan kita terperangkap pada tempat yang bukan rumahku ataupun rumahmu. Kau merentangkan payungmu dan mengajakku pulang. Andai kautahu, saat itu aku benar-benar merasa nyaman meski di bawah derasnya hujan. Karena ada kamu, yang membawaku pulang.
            Aku mengingat sebagian kenangan-kenangan yang kita lalui bersama. Maafkan aku yang tak bisa mengingat semua.
            Saat itu aku melihatmu begitu asik dengan teman-temanmu, bermain Mario Bross. Dan saat itu di mana aku menghabiskan banyak waktu berada di rumahmu. Meskipun akhirnya aku terabaikan, dan pulang.